About

Hai, selamat datang di Kamtify.com!

Blog ini adalah blog yang kesekian kali saya buat, saya berniat menjadikan blog ini sebagai wadah untuk sharing ide, barangkali bisa menjadi inspirasi buat pembacanya nanti. Itulah mengapa saya menamainya kamti-fy, karena suffix -fy dalam bahasa Inggris berarti menjadikan, which means affecting others.

Tentang Kamtiyono

Padepokan Soko langit Wonogiri, renang dan foto selfie keren instagramable
Saya yang mana ya 😛

Kalau kamu ingin tahu siapa saya, saya sendiri tidak bisa menjelaskan dengan narasi yang dapat memberikan deskripsi dan persepsi yang sama pada semua orang.

Karena saya telah bertumbuh seiring waktu, berganti-ganti predikat pula nampaknya. Karena saya adalah sosok yang diciptakan dari segenap experience yang telah saya lewati.

Pendidikan saya selalu berada di sekolah negeri, pernah kuliah satu semester pula di sebuah PTN di Solo. Praktis, ijazah terakhir yang saya miliki hanya seorang lulusan SMK Teknik Mesin.

Di SMK tempat saya menuntut ilmu ini pula lah saya mengawali perjalanan panjang saya. Saya menjadi tenaga honorer di jurusan yang lumayan berbeda dengan ilmu yang saya tuntut sebelumnya. Di jurusan listrik, padahal saya belajar las dan bubut sebelumnya 😀

Sejak pertama kali saya memasuki dunia kerja sebagai tenaga honorer ini memang saya sendiri merasa tidak termotivasi dengan janji-janji untuk menjadi pegawai negeri sipil. Saya lebih merasa nyaman karena bisa berada ditengah para siswa, memberikan sumbangsih berupa tenaga untuk memberikan suasana belajar sebaik yang saya bisa. Di samping tentunya ketersediaan perangkat explorasi minat bakat seperti komputer dan tentunya internet di luar jam kerja saya.

Saat itu internet masih agak langka, download berjalan dengan speed beberapa kbps saja sudah sangat senang :mrgreen: Saat itu pula saya mulai berkenalan dengan blogging karena memang dasarnya suka membaca dan menulis.

Setelah 7 tahun di jurusan tersebut saya mendapat tawaran untuk pindah jurusan ke Teknik Komputer dan Jaringan, nah makin ngaco kan alur hidup ini? 😛

Bagi saya, kalau saya dianggap bisa dan saya bisa lebih berkembang di situ, why not. Motivasi saya sering kali adalah untuk bisa belajar hal baru.

Blogging + Freelancing

Sekitar 2 tahun di jurusan baru, saya akhirnya memutuskan untuk keluar dari sekolah tersebut. Kalau boleh jujur, setiap orang yang resign lebih termotivasi karena suasana kerja yang tidak nyaman. Bukan karena bayaran yang kurang.

Gila lho Ndro, resign bakal ngapain??

Kira-kira itulah pertanyaan yang dilontarkan orang, baik secara langsung atau di belakang kita. Baik bertujuan untuk mencari tahu beneran atau untuk mempengaruhi kita agar mundur, barangkali.

Tapi saat itu sudah bulat, pikir saya waktu itu nanti saya bisa menekuni beberapa blog yang saya sudah kelola selama ini. Saya sudah beberapa kali mendapatkan bayaran dari sana, entah dari Google AdSense, dari affiliate produk orang atau juga paid review.

Bahkan saya waktu itu sering mendapat komisi penjualan produk digital (themes/plugin) dari beberapa brand ternama luar negeri, cuma beberapa ratus dollars, dan dari sana saya bisa membeli laptop impian saya yang pertama kali, sebuah Sony Vaio.

Banyak orang yang saya tahu sudah berhasil dari sana, salah satunya adalah teman akrab saya di Facebook. Saya yakin dengan konsentrasi yang tidak terpecah saya pasti bisa. Saat itu saya sudah memiliki blog ini, AboutTiyo.web.ID, WPKamt.com, SevenRoots.com dan jasa pembuatan website di SragenWeb.com yang saya pandang bisa jadi ladang penyokong hidup.

Along the way, selama mengelola website itu saya sudah belajar banyak hal, mulai dari teknis membuat website itu sendiri, promosi dengan SEO atau juga teknis menulis yang baik dengan copywriting. Jadi saya makin optimis saja, sedikit banyak business knowledge juga saya tahu.

Ditambah dengan pengetahuan pendukung lainnya dalam hal offline, juga software kreatif seperti untuk design grafis, dan semangat untuk selalu belajar hal baru, saya makin yakin.

Freelancing + Blogging

Beberapa bulan setelah saya resign, saya menjadi freelance di sebuah perusahaan yang mulai expand online. Saat itu praktis kegiatan blogging saya sedikit berkurang, karena lebih fokus untuk build website ini.

Di samping itu SragenWeb juga sudah punya sister company, hayah, namanya adalah Transkreep.com, nama plesetan dari kata ‘transkrip’. Saat itu, juga sampai saat ini blogging sudah semakin jarang saya lakukan, apalagi yang namanya blogwalking 😛

Transkreep.com bekerja dalam ranah pendidikan juga, tidak jauh beda dengan latar belakang saya yang sebelumnya. Bedanya adalah yang saya hadapi sekarang adalah para mahasiswa, baik S1, S2, atau juga S3 dari berbagai negara. Bedanya lagi adalah saya kali ini menentukan sendiri tarif yang saya kenakan, tidak digaji bulanan seperti dulu.

Yah, di Transkreep saya memang hanya jadi buruh ketik, mengetik apa saja yang saya dengar dari rekaman yang dikirim klien. Satu hal yang menjadikan saya lama-lama menghargai pekerjaan yang sekilas otot belaka ini adalah karena dengan mendengarkan lalu mengetiknya kata demi kata adalah cara paling elegan untuk belajar.

Saya bisa ‘berada’ di banyak tempat, menyimak sidang para anggota dewan di Senayan, wawancara dengan staff Tokopedia, product presentation General Electronic, penelitian di pedalaman Morotai dan menerjemahkannya, sudah pernah saya lakukan.

Banyak pelajaran bisa saya ambil dari sana, satu minggu belajar tentang politik, minggu depan bisa belajar FBAds, atau bahkan tentang hubungan dagang European Union dan ASEAN.

Ini keunikan yang tidak akan ditemui di bidang usaha lainnya.

Have My Own Team

Sekitar setahun ke belakang Transkreep tidak hanya saya sendiri saja, ada satu team member yang saya sering bagi tugas dengannya. Terutama saat rekaman dalam bahasa Inggris sedang banyak.

Dari awalnya freelance, sekarang saya sudah bisa menggaji orang, sebuah kebanggan tersendiri and it feels good!

Sekitar 2 bulan setelah itu saya juga menerima satu lagi team member yang lebih loose, karena seorang wanita dan bisa diberi tugas hanya malam hari. Jadi sudah 2,5 orang team member saya 😀

Saya tidak menyangka karena mendirikan Transkreep ini terinspirasi dari apa yang saya ceritakan di sini saja. Eh ternyata sekarang justru menjadi pekerjaan utama saya sekarang. Hidup memang kadang seaneh ini.

Apa Kabar blogging.

Well, saya saat ini juga sesekali masih blogging, keterampilan menulis perlu dipertahankan, walau kadang saya merasa ringan saja karena sudah terbiasa mengetik puluhan halaman dalam sehari. Akan tetapi menulis dengan batasan dan menulis untuk menembus batas pastinya beda.

Mungkin satu hal yang bisa saya pakai untuk melepas kangen akan blogging adalah saat mengelola beberapa website klien. Tidak tahu kenapa saat ini saya malah agak kebanjiran kerjaan membuat web ini lagi.

Mungkin saja ke sana nanti arah arus akan membawa saya beberapa tahun lagi. Memiliki sebuah web design studio beserta sebuah tim kecil yang solid selalu jadi mimpi saya sejak dulu.

Walau jarang posting, namun beberapa blog yang saya sebutkan itu masih hidup semuanya. Alhamdulillah masih ada receh-receh masuk ke rekening dari sana. Bahkan bisa dibilang blog itu gratis, karena hasilnya bisa dibuat bayar semua tagihan hosting dan domain.

Kontak saya

Akhir perkenalan panjang nih, kalau kamu mau menghubungi saya, mungkin mau kerjasama atau ngasih job dan jodoh, bisa melalui WhatsApp di 0 878 353 77877.

Kalau mau follow twitter ada di @kamtiyono, email tiyo@abouttiyo.web.id juga selalu terbuka untuk kamu. IG ada di @kamtizone, Facebook saya sudah jarang buka 😛

Saya kira sudah dulu ya, takut terlalu panjang, sampai subuh enggak mau berhenti mengetik ini nanti, hahahaha…