Posted on

Yamaha MT-15 Review, Real User Experience

Yamaha MT-15 Review, Motor Naked 150CC Terbaik

Lama tidak update blog ini setelah yang terakhir kali mengulas aktivitas saya tentang perjalanan ke Padepokan Sokolangit. Kali ini saya akan menyampaikan review sepeda motor Yamaha MT-15 2019 yang sudah menjadi mode transportasi saya selama 2 pekan terakhir.

Selalu ada harapan baru memang saat kita membuat salah satu perubahan baru dalam bagaimana kita menjalani hidup, mulai dari pekerjaan, gadget andalan, pasangan hidup 😀 dan tak lupa juga pasangan di jalan raya, turangga.

Impresi Pertama Yamaha MT-15

Impresi pertama saat memakai motor ini mungkin adalah aneh, karena design yang dibawa Yamaha MT-15 memang tidak biasa. Design motor yang padat di depan, dengan buritan yang mengerucut seperti ini memang tergolong kurang banyak diminati oleh masyarakat kita.

Tercatat Yamaha sendiri sudah 2 kali meluncurkan motor dengan model dasar seperti ini, Yamaha Byson dan Xabre yang sama-sama kurang digemari.

Saya sendiri juga kurang suka sih dengan keduanya sewaktu pertama kali diluncurkan, Byson karena waktu itu masih agak senang motor fairing, dan terlalu extreme saja waktu itu, disamping belum ada kepikiran mau motor laki.

Sedang kalau Xabre dia terlihat terlalu tinggi, dan tidak ada ‘trah’ dari deretan motor Yahama lainnya. Berbeda dengan MT-15 ini, walau bisa dibilang tidak jauh berbeda sekilas dengan Xabre, tapi pertama kali dulu melihat kabar bahwa sudah diluncurkan di Eropa saya langsung suka, karena design lampu yang unik, jok pembonceng juga bisa dibilang lebih manusiawi posisinya menurut saya.

Setang yang baplang juga menjadi salah satu alasan kuat, karena saya suka riding luar kota, touring ringan dengan teman satu group kecil saya atau kadang justru solo riding.

Makanya saat saya putuskan untuk upgrade daily ride saya dengan Yamaha MT-15, pertama kali orang ingatnya adalah kedua saudara tuanya itu, walau sebenarnya berbeda karena Yamaha MT-15 memiliki sejarah lebih panjang dari saudara lain di keluarga MT lainnya. Lebih jauh lagi kalau ngomongin spesifikasi.

Spesifikasi Yamaha MT-15 2019

Yah, Yamaha MT-15 adalah sebuah motor keluaran terbaru dari Yamaha, dengan spesifikasi yang bisa dibilang terbaik untuk kelas 150-an CC, walaupun secara kubikasi motor ini 155 CC, tapi masih sekelas kan berarti.

Yamaha Mt-15 Review, Motor Naked 150CC Terbaik
Yamaha MT-15 2019 – Born of Darkness

Beberapa spesifikasi penting dari Yamaha MT-15 yang membedakan dari motor lainnya adalah suspensi depan yang upside-down, mirip dengan saudara sekelasnya yang ber-genre racing, Yamaha R15, bedanya adalah kalau R15 menggunakan suspensi buatan Kayaba, MT-15 buatan China.

Lampu depan Projector Yamaha MT-15 mirip Yamaha MT-10

Lalu kemudian perbedaan ada pada lampu depan yang sudah projector, dimana lampu ini memiliki kekuatan yang sangat kuat saat dipakai melewati kabut tebal, kemarin saya sudah mencobanya untuk melewati jalanan di Tawangmangu – Cemoro Sewu, sayangnya tidak sempat menjepret atau membuat videonya.

Design lampu depan dari MT-15 juga bisa dibilang istimewa untuk motor-motor sekelasnya, nampak garang, walau ada yang bilang lebay, tapi itu hanya penilaian subyektif memang.

Sebenarnya kalau dirunut ke saudara tertuanya, Yamaha MT-10, lampu depan MT-15 ini memiliki kemiripan, terutama tentang dua lampu kota yang LED di sisi kanan-kirinya. Kalau di MT-10 kedua lampu ini adalah lampu utama yang sama besarnya, lampu ketiga lebih kecil sebagai asesoris kecil ada di atas kedua lampu.

Mesin & Transmisi Yamaha MT-15

Beranjak ke mesin, mesin 155CC LC4V yang disematkan dalam Yamaha MT-15 ini dilengkapi juga dengan teknologi VVA (Variable Valve Actuation) yang menjadikan torsi mesin tetap powerful baik di putaran rendah maupun putaran tinggi. Jadi tidak heran baik di awal pergantian gigi maupun setelah dibetot mendekati mentok pun akselerasi selalu terasa mantab.

Lantas ngomongin tentang pergantian gigi, di Yamaha MT-15 ini setiap pergantian gigi terasa effortless berkat adanya fitur ASC (Assist & Slipper Clutch). Ditekan sedikit saja koplingnya, maka untuk merubah posisi gigi tinggal satu jungkitan ringan di pedal perseneling, sangat ringan dan cepat.

Lalu yang terakhir adalah ukuran ban yang kelewat lebar, dibandingkan dengan motor sekelasnya, ukuran ban Yamaha MT-15 ini sama persis dengan kakak terdekatnya, Yamaha MT-25. Dengan ban tubeless ukuran 140/70-17 untuk roda belakang, dan 110/70-17 untuk roda depannya menjadikan MT-15 sangat mudah untuk dikendalikan.

Spesifikasi selanjutnya mungkin tidak banyak berbeda dengan motor Yamaha lain. Ada beberapa common part dengan model lain seperti swing arm belakang yang sama dengan R15 atau Xabre, Diasil Cylinder atau bahkan speedometer digital yang mirip panelnya dengan R15 juga Vixion.

Kelemahan Yamaha MT-15

Salah satu poin minus yang ada, so far, adalah absennya fitur lampu hazard, tidak seperti R15 atau justru Vixion yang berada di kelas bawahnya. Kedua model tersebut sudah ada fitur ini yang bisa diaktifkan saat melewati jalur yang relatif berbahaya, seperti kabut tebal, banjir, atau keramaian yang berlebih.

Award

Yamaha MT-15 juga menjadi Bike of The Year dari award yang dilakukan oleh Tabloid Otomotif. Walau baru diluncurkan sekitar sebulan yang lalu, nampaknya performa, teknologi dan design yang ditawarkan memang menjadikan motor yang memiliki slogan Born of Darkness ini layak menyandang gelar Bike of The Year.

What’s Next

Sepertinya, nantinya saya akan lebih sering menuliskan banyak perjalanan saya dengan menggunakan sepeda motor ini, mungkin akan lahir sebuah channel motovlog juga 😀 Saya sudah semakin mantab untuk menyelesaikan salah satu misi saya yang selama ini belum selesai, mengunjungi setiap masjid agung di semua kabupaten/kota se-Jateng.

Bahkan keduanya bisa saya lakukan sekalian dengan membuka jasa delivery express one-day service se-Jateng yang sudah saya tulis dalam artikel saya sebelumnya di sini.

Mana yang terwujud duluan, doakan saya diberi kemudahan ya :mrgreen:

One comment Yamaha MT-15 Review, Real User Experience

Tinggalkan Balasan