Posted on

Padepokan Soko Langit; Kolam Renang Hits Cocok Buat Berfoto Ria

Kalau kamu doyan renang, foto di tempat yang eksotis, plus sekalian mencari tempat buat escaping your daily routine, Padepokan Soko Langit adalah jawabannya.

Tentunya bagi kamu yang ada di sekitaran Solo, Jawa Tengah ya, karena lokasi Padepokan Soko Langit ini berada di kawasan Kabupaten Wonogiri. Tepatnya ada di Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, di sisi barat daya dari beberapa perbukitan sebelah selatan Gunung Lawu.

Lho kok padepokan, nanti diajarin silat dong? Hehehe nggak, sejauh pengamatan saya di lokasi wisata ini tidak ada seorang pun yang nampak seperti seorang pendekar yang akan mengajak kamu jadi muridnya. Barangkali memang ada sebuah padepokan di sekitar lokasi sih, I am not sure yet.

Keindahan Padepokan Soko Langit

Padepokan Soko langit adalah sebuah taman yang memiliki wahana di antaranya kolam renang, flying fox dan beberapa gazebo plus rumah kelinci. Cuma itu? Iya untuk saat ini kurang lebih hanya itu yang ditawarkan, karena nampaknya memang obyek ini masih dalam tahap awal pengembangan, namun sudah terlalu tenar duluan.

Lantas apa yang menjadikan Soko Langit ini layak untuk kita ulas? Seperti di pembukaan artikel, tentunya adalah aktivitas renang yang bisa kamu lakukan di sini sembari melepas lelah, kemudian disela renang kamu bisa melakukan sesi foto-foto layaknya model, halah, hahaha…

Karena berada di lokasi lereng perbukitan yang menjadi bagian dari gunung Lawu, Padepokan Soko Langit menawarkan pemandangan yang sangat ciamik. Terlebih dengan paduan air kolam yang sejuk dan jernih kebiruan, menjadikan foto kamu pastinya Instagramable. Berikut adalah beberapa contohnya.

Padepokan Soko langit Wonogiri, renang dan foto selfie keren instagramable

Akses Menuju Padepokan Soko Langit

Saya sangat suka bepergian dengan menggunakan sepeda motor, touring bersama rekan satu club biasanya. Untuk menjangkau Soko Langit yang berada di Wonogiri sisi timur laut ini, relatif jauh juga dari kotanya, kami memutar melewati daerah Magetan.

Dari Sragen rata-rata bisa ditempuh dalam waktu 2-2.5 jam jika tanpa berhenti. Melewati jalur Tawangmangu, Cemoro Kandang dan Cemoro Sewu dilanjutkan ke Sarangan dan Plaosan. Dari Plaosan sebelum mentok di tikungan paling bawah, perhatikan penunjuk jalan menuju arah kanan ke Poncol/Parang, di Poncol (yang jadi percabangan ke Ponorogo) ambil jalan lurus terus ke arah Wonogiri/Bulukerto.

Perjalanan seterus mengikuti jalan ini, ada beberapa persimpangan ikuti saja penunjuk arah ke Bulukerto. Jalan yang dilewati nantinya ada yang kurang baik sebelum masuk Wonogiri/Jawa Tengah, setelah itu relatif aman.

Biaya Masuk Obyek Wisata Sokolangit, Wonogiri

Untuk masuk ke tempat wisata ini, bisa dibilang masih murah, tidak bakalan bikin kantong jebol deh. Untuk karcis parkir di depan kamu hanya diminta membayar 3.000, untuk tiket masuknya 5.000, sedang untuk berenangnya adalah 7.000. Total 15 ribu, kalau kamu mau naik ke balkon di samping kolam dan berfoto dengan angle yang lebih baik lagi, bayar 2.000 lagi. Ditambah kalau mau flying fox ongkos yang kamu relakan 10.000 lagi.

Eh, kok jadi mayan banyak gini ya akhirnya, hahaha… Ya maklum, namanya juga masih dalam pengembangan dan belum dikelola pemda.

Kekurangan Sokolangit

Jujur saya juga sedikit merendahkan harapan akan sebuah tempat wisata yang belum begitu terkenal dan berada di tempat yang relatif jauh dari kota. Terlebih sekarang kalau mau diperhatikan muncul trend menjamurnya tempat wisata yang hanya menawarkan spot buat berfoto dengan latar alam yang menarik saja.

Soko langit ini bisa dibilang selangkah lebih maju karena ada kolam renang yang menjadi daya tarik tersendiri, ditambah hasil foto yang terlihat cinematic dan cocok buat modal eksis di sosmed pasti lebih banyak menarik pengunjung.

Tapi kalau dilihat dari lokasi yang berada di puncak sebuah bukit, nampaknya ke depan tidak akan ada terlalu banyak arena yang dibangun, karena keterbatasan lahan.

Disamping itu lokasinya juga relatif gersang dan panas untuk saat ini. Kemarin hari ahad saya datang bahkan sampai sana siang bolong tempat ini sudah kebanjiran pengunjung dan nampaknya kesulitan untuk sekedar mencari tempat berteduh.

Setelah berenang, kamar mandi bilas juga kurang banyak, sehingga antrian panjang, pun dengan loker atau apa lah, tempat untuk menaruh tas dengan lebih baik juga kurang tersedia. Mungkin ke depan semakin berbenah sih ya.

Lebih Asik dengan Motor

Salah satu keasikan menggunakan motor adalah kemudahan selama perjalanan dalam menikmati pemandangan sekitar dan melihat beberapa obyek lain yang bisa kita mmpir. Sepanjang perjalanan dari Cemoro Sewu hingga lokasi, akan ada beberapa obyek lain seperti Telaga Sarangan, beberapa air terjun yang ada di sisi selatannya, lalu sekitaran Poncol ada waduk Poncol dan juga taman wisata Genilangit.

Salah satu pemandangan yang begitu mengusik saya adalah persawahan ini yang berjarak sekitar 1 km dari padepokan Soko langit.

Pemandangan Persawahan menuju Padepokan Sokolangit

Kalau ada waktu lebih mungkin dari sini melipir sedikit ke arah tenggara bisa menuji ke bukit Cumbri juga.

Tinggalkan Balasan