Posted on

Pembagian dalam Al Qur’an yang Memudahkan Mengaji

pembagian dalam al qur'an

Dalam membaca Al Qur’an mungkin kadang ada yang merasa kewalahan atau tidak bisa menjaga konsistensi. Hal ini bisa jadi karena kita kurang paham tentang pembagian – pembagian Al Qur’an. Mungkin kita membaca Al Qur’an dengan jumlah yang tidak sama dari satu hari ke hari selanjutnya karena kita menggunakan penandaan/pembagian yang kurang tepat.

Al Qur’an dibagi dalam 114 surat, 30 Juz, mungkin itu adalah pembagian yang paling umum diketahui oleh Muslim semuanya. Namun sebenarnya ada lagi pembagiannya yang lebih kecil lagi, yang jika kita menggunakannya sebagai penanda akan meringankan kita dalam menjaga konsistensi mengaji kita.

Pembagian dalam Al Qur’an dan Manfaatnya

Beberapa pembagian ini saya dapat dari Allah’s Quran dan juga Wikipedia. Pembagian dalam Al Qur’an ini membagi satu Juz dalam bagian yang lebih kecil lagi yang disebut dengan Hizb. Satu Juz merupakan 2 Hizb dan dalam satu Hizb ada lagi 4 sub bagian, yang penandanya adalah sebuah simbol seperti yang terlihat dalam gambar berikut;

pembagian dalam al qur'an

Selain Juz dan Hizb, masih ada pula Manzil, yaitu pembagian Al Qur’an yang menjadikannya tepat 7 bagian sama banyaknya. Buat yang sudah jago mengaji dan ingin khatam tiap minggu bisa menggunakan manzil sebagai pembatasnya.

Adapun batas – batas dari Manzil ini bisa dilihat dalam daftar berikut;

  1. Surat Al-Fatihah –  Surat An-Nisa’
  2. Surat Al-Ma’ida – Surat At-Taubah
  3. Surat Yunus – Surat An-Nahl
  4. Surat Al Isra’ – Surat Al-Furqan
  5. Surat Ash-Shuara’ – Surat Ya-Siin
  6. Surat As-Saaffat – Surat Al-Hujurat
  7. Surat Qaf – Surat An-Nass

Manfaat Pembagian dalam Al Qur’an

Dengan mengetahui pembagian dalam Al Qur’an yang relatif kecil sepert seper-delapan Juz ini, kita bisa lebih ringan dalam membaca Al Qur’an secara lebih konsisten, karena kita jadi tidak harus membaca tiap Juz dalam sekali membaca.

Di tengah kesibukan kita, kita bisa membaca seper-delapan Juz ini saja (yang rata – rata 2.5 halaman), berbeda dengan 1 Juz yang biasanya berkisar 20 halaman.

Pembagian kecil ini juga bisa dijadikan bacaan satu rekaat saat shalat Terawih, jika tiap malamnya menggunakan system 8 rekaat, maka satu malam akan membaca 1 Juz, dan dalam sebulan bisa selesai Qatam Al Qur’an.

Kalau untuk bacaan sendiri kita juga bisa menargetkan berapa hari Qatam dengan mencocokkan kebiasaan kita membaca berapa kali tiap harinya. Misal kita qatam dalam 2 bulan, tiap setelah maghrib dan subuh waktu mengajinya, maka setiap mengaji kita hanya perlu mengaji separuh Hizb/seperempat Juz.

Kalau ingin slow lagi bacanya, sekalian dengan berusaha membaca terjemahan dan sedikit memahami, maka 4 bulan akan cukup jika dibaca 2x sehari seperti tadi dengan tiap kali mengaji seperrempat Hizb saja.

Semoga catatan ini bisa berguna bagi saya juga pembaca, mungkin saat agak mengendur semangat mengaji bisa membaca sedikit demi sedikit seperti yang say tulis di sini nanti 🙂

One comment Pembagian dalam Al Qur’an yang Memudahkan Mengaji

Tinggalkan Balasan